Rabu, 15 Oktober 2008

Harapan Kerinduan

Kutitipkan salam pada bintang di langit malam.
Tentang kerinduan yang lama menggenang.
Yang kini membanjiri segenap relung hati.
Mengalirkan asa ke dasar jiwa.
Menerbangkan harapan..
Mencampakannya kembali pada tataran kenyataan.

Sukabumi, 15 Oktober 2008
22:52 WIB
Share:

Kamis, 09 Oktober 2008

Sisa Bumi Untuk Mereka

Bagaimana kami bisa melihat bintang, jika pandangan kami terhalang oleh tembok-tembok tinggi menjulang..

Bagaimana kami bisa menghirup udara segar, jika langit kami tercemar..

Bagaimana kami bisa menikmati hangatnya mentari, jika tak ada lagi jaminan perlindungan untuk kulit kami..

Bagaimana kami bisa berenang di sungai dan laut, jika ikan dan penghuni lainnya saja menjemput maut..

Dan bagaimana kami bisa melahirkan generasi penerus, jika sekarang bumi tak lagi terurus..

Akankah ada tempat nyaman yang tersisa untuk mereka?

Tangerang, 09 Oktober 2008.
04:57 WIB.
*LagiKangenNgliatBintang*
Share:

Kemana nurani pergi?

Aku mencarinya dari tadi.
Kucari ia di keramaian,tak kutemukan.
Kucari ia di penghujung malam,yang ada hanya sepi.
Kutanya sepi,dijawabnya dengan bahasa yang tak kumengerti.
Aku memang tak paham bahasa kesunyian.
Kembali ku ke keramaian,berharap ada yang memberi petunjuk,kemana nurani pergi.

"Sudah kau cari di tumpukan sampah disana?", tanya logika.
Akupun mengikuti saran logika,makhluk terpintar di alam raya.
Kuaduk-aduk tumpukan sampah penyesalan. Kuperiksa juga tumpukan sampah angan-angan. Sampai akhirnya kutemukan kesadaran tergeletak diantara mereka. Sejak kapan kesadaran menjadi sampah?

"Sejak kau acuhkan nurani", kata suara di dalam hati.
"Nurani,kaukah itu? Kupikir kau pergi?",tanyaku senang.
"Aku tak akan meninggalkanmu cinta. Aku ini cahaya. Tak akan padam, hanya meredup, sehingga kau tak dapat menemukanku. Lalu kenapa baru sekarang kau mencariku?", tanya nurani.
Aku tertunduk. Diam...
Menyesal kemudian.

Tangerang, 09 Oktober 2008.
00:13 WIB.
"..benar2 mnyesal kmudian.."
Share:

Sabtu, 04 Oktober 2008

Penjelajah..

Aku seorang penjelajah..
Tak lekang oleh ruang,tak lekang oleh waktu.
Tak lekang oleh rutinitas khidupan yang mbelenggu.

Aku seorang penjelajah..
Dalam tubuh dan jiwaku.
Dalam gerak dan langkahku,dalam keliaran pola pikirku.

Aku seorang penjelajah..
Meski kini ku harus menunggu.

Tangerang,4 okt 08,
00:03 wib
Share:

Kamis, 02 Oktober 2008

Fasilitas

Pernah aku brargumentasi dng diriku sndiri bhw produktivitas menulisku yg sedikit dsebabkn krn tdk memadainya fasilitas yg kupunya.Bnyk momentum2 inspiratif yg brlalu bgitu saja.Bnyak ide2 yg lewat tanpa 1 pun dapat kutangkap dan kuawetkan.Smuanya krn kurang memadainya fasilitas."Coba klo gw punya ini,coba klo gw punya itu..",begitu dalihku saat itu.

Pernah jg ada saat2 dimana aku berada dalam fasilitas yg lebih dari cukup untuk mengawetkan berjuta ide,menahan momentum inspiratif untuk mngalirkannya menjadi karya.Tapi yg tjadi justru sang momentum tak kunjung datang,n tak satupun ide2 itu trpancing.Saat itu aku menyalahkan sang waktu.Kenapa fasilitas itu datang di saat2 buntu.Kenapa ia brlalu di saat2 aku perlu dibantu.

Dan begitulah..
Sang waktu dan fasilitas menjadi kambing hitam untuk menutupi kemalasanku.Karena ternyata,momentum inspiratif dan ide2 tidak mengalir begitu saja.Butuh usaha untuk menghadirkannya..

Tangerang,4 Oktober 2008.
02:16 WIB.
Share: